Memalukan

Sebuah kejadian yang boleh dianggap lucu, tapi bisa menjadi pengalaman yang bagus buatku. karena dari sanalah aku bisa menyadari betapa diriku masih dalam keadaan kekurangan ilmu pengetahuan.
Bergegas dari rumah yang tadinya rencana bangun pagi-pagi ingin menikmati secangkir kopi diwarung itu, tapi apa daya badan ini sepertinya tak kuasa untuk beranjak dari busa empuk itu. akhirnya setelah selesai menonton sebuah film yang isinya seorang lindsay lohan, aku pun mandi dan akhirnya bergegas menuju ketempat tujuan awal ku.
“bang teh hangat 1, telor setengah matang 2 ya (berasa orang yang baru bulan madu, poding telor) ama mie goreng basah pake jamur ama daging aja” gaung ku. Pesanan pertama datang, The Plus Telor setengah mateng, kelihatan sedap banget masih ada asap-asapnya.
Tidak mau kelihatan garing, langsung lah “laptop” ku buka untuk mengusir kejenuhan karena kebetulan aku ngopi sendiri waktu pagi menjelang siang itu. Jika perginya dengan teman sih mungkin akan dihabiskan ¾ of my ngopi time untuk bergosip kali ya, tapi berhubung sendiri harus online dong, biar kelihatan exist ditengah keramaian orang-orang disana, dan biar kelihatan keren aja dengan perangkat canggih jaman sekarang yang di tenteng anak muda mencari jaringan internet gratisan ke setiap warung-warung yang ada di kota ini, dan aku termasuk didalamnya, hmmmm.
“??????????” banyak banget tanda Tanya didalam kepalaku saat itu. Kok gak mau sich ?? apa komputerku rusak ?? kok yang laen mau konek ?? ohh ga bener nich warung maen pilih kasih, mentang-mentang aku jarang nongkrong disini apa ?? apa aku kurang modal nongkrong disini, kayaknya aku menghabiskan lebih dari 30ribu deh buat sekali nongkrong di warkopnya dia, sementara “ABG” yang lain Cuma modal segelas kopi ama teh aja nongkrong dia sampe sore kok malah mau konek nya ?? huffff….
Langsung saja dengan lantang dan penuh emosi menghampiri si ibu kasir yang kebetulan agak sedikit gembrot plus banyak jerawatnya. “ kak, kok susah amat sih koneknya ?? masa yang laen mau komputer saya gak mau konek. Apa password nya udah di rubah ya “ nada emosi keliatan gak sich dikalimat ini ??(semoga sisi antagonis disadari oleh mbak mbrot yang disitu. “ Ah enggak kok, masih pake password yang sama kayak dulu semenjak warung ini dibuka, laptop adek aja kali gak yang udah  busuk “. Sisi antagonis ku kembali diuji disini “  enak aja bilangin laptop aku busuk , kakak tuh yang badan nya busuk, gede kali pun hahah tapi beneran nih gak bisa, masa gitu pelayanan nya “
Tiba-tiba ada sesosok lelaki hitam yang kebetulan berbadan mbrot juga datang menghampiri kami, dan jadilah disana trio libels mbrot yang sedang bersitegang untuk permasalahan jaringan internet yang tak kunjung konek ke komputer ku, dan akhirnya si abang mbrot itu pun menjelaskannya

Aku Malu menatap Dunia

“dek, mungkin posisinya kejauhan makanya ngga mau konek, trus satu lagi disini kita pake kuota, Cuma 20 netter yang bisa, jadi kalau koneknya yang ke 21 memang ga bisa lagi biar koneksinya gak lambat” gubraaaakkkk !!!!! malu bangeett emosi-emosi eh rupanya ketahuan dodolnya, huff..tapi akhirnya aku pun bisa merasakan koneksi itu setelah 2 manusia dengan celana ketat bawah pulang dan mematikan komputernya, Thanks God, akhirnya aku bisa ngeblog walaupun dengan pengalaman yang keliatan bodoh

Kepintaran tak selamanya bisa dipelajari dari sebuah buku, melainkan dari pengalaman yang berharga dan itu tidak akan pernah terlupakan sampai kapan pun

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s