Sabang, Pariwisata Aceh dengan keindahan baharinya

Pertama kalinya ke sabang terjadi beberapa tahun lalu, dimulai dari celetukan iseng lalu menjadi kenyataan. Tinggal di Banda Aceh sejak 2004, tidak lantas menjadikan saya orang yang akan sering mengunjungi sabang karena dekat dan akses mudah, justru teman saya dari luar daerah, lebih sering berkunjung ke Sabang, karena sudah “terjebak” dengan keindahan dan kedamaian di Sabang.

Fenomena “terjebak” itulah yang mendorong saya harus ke sabang sesegera mungkin. Saya lupa tahunnya, mungkin sekitar tahun 2008/2009 itu pertama kalinya ke sabang. Modal nekat, dengan uang pas-pasan, dan sebuah sepeda motor, tarik tiga baaaaanggg. kami bertiga pun berangkat ke sabang, hanya untuk menuntaskan rasa penasaran, apa sih hebatnya sabang?

Benar saja, sejak saat itu saya mulai ketagihan ke sabang. Setiap ada kesempatan pasti saya akan cari cara supaya dapat ikut ke sabang. Seperti ketagihan akan Ayam Goreng buatan bang Lem di salah satu warung di Banda Aceh, apalagi bang lem berinisiatif memberi paket gratis setiap hari. Semoga bang Lem makin gaul dan memakai smartphone Android tahun ini, jadi bisa membaca kode saya ini. Bang! Ayo, bang. Goreng ayam untuk adek, bang.

Tak perlu banyak cara untuk menggambarkan betapa dunia laut sabang adalah surganya para pencari keindahan. Googling saja kata “sabang”, ada jutaan gambar terunggah ke internet, dari jutaan orang di dunia ini, yang sudah pernah merasakan dan melihat langsung, mulai dari topografi yang naik turun bukit, kota Sabang yang berada di lereng-lereng, serta berbagai macam jenis objek wisata, mulai dari Pantai, Gunung, Air terjun, Air panas, dan beberapa peninggalan bersejarah. Ingat, ya! Keywords-nya “sabang”, jangan yang lain. Mungkin ini kode alam, untuk saya mencari pendamping hidup orang sabang. Lalu, semua orang sabang memutuskan untuk pindah dari sabang ketika, mendengar kode alam suka-suka versi saya, menyeramkan!

27667-Pantai-Anoi-Itam
Pantai Anoi Itam, credit to Idntimes.com
Iboih
Pantai Iboih, Credit to Skyscanner.co.id
Pantai Kasih
Pantai Kasih, credit to skyscanner.co.id

Karena Sabang adalah sebuah pulau kecil di ujung sumatera, pantai sudah pasti jadi andalan objek wisata paling banyak di sana. Sebut saja Pantai Sumur Tiga, tempatnya berkumpulnya resort asik dan siap memanjakan pengunjung, Pantai Kasih yang tak jauh dari kota Sabang, lalu pantai Tapak Gajah yang berdekatan dengan pantai Kasih, ada  juga Pantai Anoi Itam, yang menyuguhkan penampakan berbeda, karena memang pasirnya berwarna hitam, Pantai Ujung Kareng yang dipenuhi batu karang, Pantai Pasir Putih dengan ombak yang tenang dan penampakan bot nelayan yang unik-unik, Pantai Iboih tempat yang paling cocok memanjakan diri lengkap dengan cottage murah dan unik, serta suasana pulau rubiah yang kaya akan sejarah serta penampakan bawah laut dengan kelas Dewa.

sumur-tiga-sabangtourism
Pantai Sumur Tiga, Credit to Skyscanner.co.id
Pasir Putih
Pantai Pasir Putih, Credit to Skyscanner.co.id
Ujong Kareung
Pantai Ujong Kareung, Credit to Skyscanner.co.id

23 January 2016 lalu, adalah perjalanan saya terakhir ke sabang bersama kumpulan teman dari berbagai daerah, Meulaboh, Lhokseumawe, dan Kuala Lumpur, dalam rangka Snorkling dan Diving. Sudah jadi rahasia umum, jika Sabang adalah tempat snorkling dan diving terbaik dunia, keindahan ujung sumatera ini sudah sejak lama jadi buah bibir tiap turis asing dan lokal yang berkunjung ke Aceh.

Kami pun menghabiskan 3 hari masa liburan kami dengan ber-Snorkling, dan Diving. Kulit menghitam sudah tak jadi soal, ketika bicara tentang betapa indahnya dunia bawah laut sabang, dan jinaknya ikan-ikan di pinggiran pantai Rubiah. Toh memang aslinya sudah hitam, tak usah menyalahkan matahari dan laut segala, Please deh!. Mungkin mereka para ikan, sudah terbiasa dan tak kaget lagi dengan kemurahan hati para wisatawan  yang membawakan makanan gratis tiap hari, hahahaha. Rasanya ingin menjadi duyung saja, dapat makan gratis tiap hari, hidup di bawah laut sana, selamanya. Lalu ada suara rada serak berbisik “ikan duyung kan bahasa lain dari dugong”. Baiklah, saya urungkan niat jadi duyung, jadi manusia segede gini aja nyusahin sesama manusia, apa kabar jika saya memutuskan untuk menjadi duyung, kasihan ikan-ikan dan makhluk laut lainnya, pasti mereka akan merasa terhina dengan dugong sebesar saya ini. Masa depan ikan-ikan akan suram, pasokan makanan di laut, lenyap seketika.

Sabang marine 1
Diving Iboih Credit to Coral Garden Beach
pulau-weh-diving-sabang-travel-guides
Iboih, credit to Pulauwehtravelguide.com

Setiap tahunnya Pemerintah Kota Sabang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota sabang serta BPKS sabang, mengadakan satu event international dengan tajuk “Sabang Marine Festival”. Dan tahun ini kembali digelar, guna mempertunjukkan keindahan bahari Indonesia, khususnya sabang pada dunia. Dan sabang sudah menjadi tempat berkumpulnya para pelayar atau “Yachter” sejak lama. Namun, dengan diadakannya “Sabang Marine Festival” setidaknya, pengunjung sabang pun dapat menikmati keunikan lain dari sabang, yaitu melihat berbagai macam Yacht  berkumpul di Sabang. Psstt…Kali aja pemilik yachtnya masih sendiri, mana tahu ada yang berminat mengikuti jejak para senior, yang menikah dengan bule-bule, lalu punya resort pribadi di sabang. hehehe, mimpi!

Mari-Rayakan-Sabang-Marine-Festival-2016-Lewat_Tulisan
Sabang Marine Festival, 26 – 30 April 2016
pulau-weh
Sabang Marine Festival 2016, credit to Bisniswisata.co.id

Jadi, yuk kosongkan jadwal kalian untuk berkunjung ke Sabang akhir bulan April ini, tepatnya berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 April 2016. Sabang siap menunggu kalian, aku juga (diikuti kedipan).

Advertisements

6 thoughts on “Sabang, Pariwisata Aceh dengan keindahan baharinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s